blog

WARGA DUSUN KEMADUH GELAR NYADRAN DAN BERSIH DUSUN: RANGKAIAN KEGIATAN PENUH KEBERSAMAAN DAN DOA

Masyarakat Dusun Kemaduh menggelar rangkaian tradisi Nyadran atau Bersih Dusun yang berlangsung penuh kekeluargaan dan khidmat pada tanggal 10 hingga 17 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, menghormati leluhur, serta mempererat tali persaudaraan antarwarga.

 

Tanggal 10 Mei: Kerja Bakti Menyambut Hari Raya Tradisi

Rangkaian acara dimulai pada hari Minggu, 10 Mei 2026 pukul 06.00 pagi. Warga secara bergotong royong melaksanakan kerja bakti dengan fokus utama pembersihan area Makam Utara dan Makam Selatan. Setelah pekerjaan di makam selesai, kegiatan dilanjutkan dengan membersihkan Balai Dusun yang akan menjadi pusat acara, kemudian kembali ke wilayah masing-masing RT untuk menyelesaikan pembersihan lingkungan sekitar tempat tinggal. Semangat kebersamaan sangat terlihat saat warga bekerja bahu-membahu demi menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan sehat.

 

Tanggal 15 Mei: Kirim Doa, Hiburan Seni, dan Wayang Kulit

Puncak kegiatan berlangsung pada hari Jumat, 15 Mei 2026. Mulai pukul 07.00 pagi, warga berkumpul kembali di Makam Utara dan Makam Selatan kemudian berlanjut di Balai Dusun untuk melaksanakan acara kirim doa sebagai bentuk penghormatan bagi para leluhur dan permohonan berkah kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Sejak pukul 10.00 hingga pukul 17.00 sore, suasana semakin hidup dengan penampilan seni Tayub dan Campur Sari yang dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Menjelang malam, semangat warga belum berkurang. Mulai pukul 19.00 hingga dini hari pukul 04.00 pagi, digelar pertunjukan seni budaya khas daerah yaitu Wayang Kulit, yang dipentaskan oleh dalang ternama dari Kediri, Dalang Njliteng Widyantoro. Pertunjukan ini menjadi daya tarik utama yang dihadiri tidak hanya warga Dusun Kemaduh, tetapi juga masyarakat sekitar.

 

Tanggal 16 Mei: Penghiburan Rohani Bersama Sholawatan

Pada hari Sabtu, 16 Mei 2026, suasana beralih menjadi lebih khidmat dengan acara Kemaduh Bersholawat. Acara ini dihadiri dan dipimpin oleh Bapak Drs. Abdul Muhaimin dari Patianrowo, Nganjuk. Dengan lantunan sholawatan tersebut diharapkan dapat membawa ketenangan hati, kedamaian, serta berkah bagi seluruh warga Dusun Kemaduh.

 

Tanggal 17 Mei: Penutupan dan Pembubaran Panitia

Rangkaian kegiatan Nyadran dan Bersih Dusun secara resmi ditutup pada hari Minggu, 17 Mei 2026 dengan acara pembubaran panitia pelaksana. Dalam kesempatan ini, disampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan serta, baik melalui tenaga, pikiran, maupun sumbangan, sehingga seluruh rangkaian acara berjalan lancar, tertib, dan sukses sesuai rencana.

 

Tradisi Nyadran di Dusun Kemaduh bukan sekadar kegiatan kebersihan dan ritual doa semata, melainkan warisan budaya yang terus dijaga untuk memperkuat persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat pedesaan.

Bagikan Artikel Ini :